Dengan Tweaking
Matikan/Disable
Fitur IPV
Saat ini hampir semua server telah
menggunakan IPv4, sehingga penggunaan IPv6 sudah kurang begitu
efektif (jika tidak mau di bilang conflict). Efek yang paling terasa
dari penggunaan IPv6 ini adalah lambatnya kinerja web browser pada
saat kita berinternet. untuk mematikan fitur IPv6, bukalah terminal
atau konsole dan ketikkan
:
#sudo gedit /etc/modprobe.d/bad_list
ketikkan
/ isikan perintah berikut ini
:
#alias net-pf-10 off
setelah itu save & exit, silahkan
reboot Ubuntu anda untuk melihat perubahan efek nya.
Matikan
/ Disable Swapping
Bila komputer / laptop kita memiliki
memory 1 Gb atau lebih, kita bisa mematikan fitur yang dinamakan
swappinguntuk menaikan performa ubuntu secara keseluruhan. Nilai
swapping ini berada di rentang 0 sampai 100. pada nilai 100, kernel
akan mencari program yang tidak aktif dan akan men-swapp out-nya dari
cache. Cara untuk menonaktifkan swapping ini adalah dengan cara
> buka terminal dan ketikkan :
#sudo gedit
/etc/sysctl.confscroll
ke bagian bawah file dan masukkan line
berikut :
vm.swappiness=0
Akhiri dengan menekan tombol save &
exit dan reboot lah komputer anda untuk melihat efek dari
perubahannya.
Aktifkan
/ Enable Dual Core Processors
Secara default Ubuntu tidak
mengaktifkan Dual Core Processors,
sehingga kemampuan atau performa
komputer menjadi kurang maksimal.
Agar Ubuntu mengaktifkan fasilitas
atau feature Dual Core Processors ini,
kita harus mengaktifkannya secara
manual.
Caranya buka terminal / konsole dan
ketikkan:
#sudo gedit
/etc/init.d/rc.
cari tulisan CONCURRENCY=none.
dan bila telah ketemu, ganti nilai
none menjadi CONCURRENCY=shell, setelah itu klik save & exit dan
rebootkomputer untuk melihat perubahannya.
Memindahkan Isi Swap
ketika swap space mulai digunakan,
sistem jadi berjalan
sangat lambat.
Misalnya saya buka firefox, lama
kelamaan jadi puluhan tab. Memory pun lambat laun jadi tergunakan
semua, dan mulailah swap space digunakan ratusan mega hingga GB. Saat
tab-tab ybs mulai ditutup satu persatu, memory pun lambat laun
diperoleh kembali. Tapi...sistem masih lambat karena banyak data
masih berada di swap space. Jadi solusinya? mari kita pindahkan isi
swap space ke memory
- Bikin file baru /usr/bin/swap2mem
atau nama lain juga boleh, bebas saja,
dan ga harus di /usr/bin bisa dimana
saja.
perintahnya macam, macam...bisa..
a. $ sudo touch /usr/bin/swap2mem
atau
b. # touch /sur/bin/swap2mem
atau langsung saja buka nano sebagai
root
c. $ sudo nano /usr/bin/swap2mem
- Isi file tersebut dengan berikut:
#!/bin/bash
echo -e "\nOutput of free
before:"
free
swapoff -a ; swapon -a
echo -e "\nOutput of free after:"
free
echo ""
- Ubah menjadi executable
$ sudo chmod +x /usr/bin/swap2mem
- Jalankan swap2mem sebagai root
$ sudo swap2mem
PERINGATAN!
SEBELUM MENJALANKAN PERINTAH
INI, PASTIKAN DATA DI SWAP SPACE TIDAK LEBIH
BESAR DARI JUMLAH MEMORY YANG
MASIH TERSEDIA
